Dasar Kegiatan: Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006. Giat ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purwakarta. Dalam giat ini telah dihadiri oleh Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Purwakarta Dr. Agung, Ketua FKUB Kabupaten Purwakarta: KH. Drs. John Dien, TH, SH, M.Pd, Pengurus FKUB dari Unsur Agama yaitu : Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, Camat dan Perwakilan Camat seKabupaten Purwakarta.
Sambutan dan arahan umum disampaikan dalam giat ini oleh Plt. Kepala Bakesbangpol Dr. Agung “ Menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah Meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan lintas elemen masyarakat, Membangun komunikasi dan kerja sama antar umat beragama, Menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sebagai fondasi stabilitas sosial , Mendorong peran aktif FKUB dalam mengawal keharmonisan di masyarakat, Menegaskan pentingnya kerukunan antarumat beragama sebagai pilar persatuan bangsa, Menyampaikan strategi penguatan kerukunan melalui : Pendidikan multikultural, Dialog antar agama, Moderasi beragama, Sistem deteksi dini terhadap potensi konflik, Menyebut pentingnya kolaborasi antara faktor strategis : Kementerian Agama, Kesbangpol, camat dan lurah, FKUB, serta tokoh adat, masyarakat, dan kepercayaan “ kata Agung.
Penyampaian Pandangan Tokoh Agama yaitu Perwakilan Katolik (Yohanes Baptis Sutarno, Sekretaris II FKUB) mengatakan “ Menekankan pentingnya menjadi seorang Katolik yang utuh dan sekaligus warga Indonesia yang utuh. Mendorong praktik komunikasi yang efektif dalam keberagaman, baik dalam kehidupan sosial maupun antar umat beragama” ujar Yohanes.
Perwakilan Kristen memberikan sarannya “ Menyoroti pentingnya ketersediaan ruang publik untuk kebebasan beribadah, seperti tempat ibadah di rest area. Menekankan sikap serius terhadap keberadaan komunitas gereja baru, agar tunduk pada peraturan perundang-undangan dan prosedur perizinan “ himbaunya.
Perwakilan Hindu turut menambahkan “ Mengajak semua pihak mengimplementasikan nilai berpikir, berbicara, dan berlaku yang baik, Menyampaikan bahwa tujuan hidup manusia adalah mencapai, kebahagiaan dalam harmoni dengan Tuhan, sesama, dan alam—berbasis nalar dan adaptasi yang baik “ katanya.
Perwakilan Buddha “ Mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam menghargai agama orang lain, agar masing-masing dapat bertumbuh dalam keyakinannya secara damai” katanya.





