Pada Jum'at tgl 11 April 2025 Pukul 09.30 WIB bertempat di Aula Ds. Cikumpay Kec. Campaka Kab. Purwakarta telah dilaksanakan kegiatan Launching Gerakan Purwakarta Nya'ah Ka Indung oleh Bupati Purwakarta Sdr. Saepul Bahri Binzein, S.Ag, diikuti l/k 300 orang, hadir dalam giat ini antara lain : Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H. (Kajati Jabar), Saepul Bahri Binzein, S.Ag, (Bupati Purwakarta) , Abang Ijo Hapidin (Wakil Bupati Purwakarta) , H. Norman Nugraha (Sekda Purwakarta), Martha Parulina Berliana, SH, MH (Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Purwakarta), Kompol Adi Fauzi, SE, MM (Kabag SDM Polres Purwakarta), Kapten Arm Wahyu Widodo (Pgs Kasdim 0619/Pwk), dr. Agung Darwis Suriaatmadja, M.Kes (Asda 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Purwakarta), Para Kepala OPD, Para Camat , Kapten Arm Deni Kristian (Danramil 1904/Campaka), AKP Asep Nugraha (Kapolsek Campaka), Lettu Inf Tri Rahmat Wijaya (Ws. Danunit Intel Kodim 0619/Pwk), Hj. Rusmiati, SM (Kades Cikumpay), Tamu undangan .
Dalam giat ini Saepul Bahri Binzein, S.Ag, (Bupati Purwakarta) memberikan sambutannya “ Kami berharap untuk Pemda Purwakarta baik Kadis, kepala OPD, Camat diharapkan memiliki ibu asuh sehingga mereka merasa nyaman karena adanya perhatian dari anak asuhnya. Tujuan adanya ibu asuh supaya mereka merasa diperhatikan, perhatian itu tidak hanya dalam bentuk uang namun bisa dengan cara lain seperti kasih sayang dan silaturahmi yang lebih dekat. Ibu asuh tidak ingin apa2, hanya butuh makan tiap harinya.
Yang memiliki ibu asuh tolong cek dapurnya, cek keadaanya, sudah jelas ibu asuh hanya ingin bisa makan setiap harinya. 1000 ibu asuh kita persembahkan buat Gubernur Jawa Barat “ kata Saepul.
Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H. (Kajati Jabar) turut memberikan sambutannya “ Ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa yaitu peluncuran gerakan Purwakarta nyaah ka indung yaitu adanya ibu asuh. Semoga kegiatan ini mendapatkan amal ibadah dan bagi ibu asuh mendapatkan perhatian dari anak asuhnya sehingga mengurangi beban bagi para ibu asuh “ ujar Katarina.





